.quickedit{ display:none; }

Selasa, 07 Juni 2011

Nodame Cantabile

Sinopsis :


Noda Megumi adalah sosok gadis yang sangat suka bermain piano, namun dia jarang merawat dirinya sendiri. Bahkan kamarnya sudah seperti tempat pembuangan sampah. Dia mandi seminggu tiga kali dan keramas tiga hari sekali. Chiaki, cowok keren kakak kelas Nodame yang sangat mahir bermain musik dan sekarang menjadi pembimbing Nodame di sekolah musik. Chiaki tinggal di sebelah kamar Nodame. Nodame sangat malas jika disuruh masak dan membereskan kamar, setiap hari dia selalu mengambil bekal temannya. Malam harinya Nodame selalu berkunjung ke rumah Chiaki untuk minta makanan. Yang paling dibenci Chiaki adalah bau rambut dan badan Nodame yang super duper busuk. Suatu ketika saking ga tahannya Chiaki dengan bau rambut Nodame, Chiaki langsung mengkeramasi rambut Nodame dengan paksa.

Saat Chiaki akan berkunjung ke kamar Nodame untuk mendengar permainan pianonya, Chiaki shock melihat keadaan kamar Nodame yang kayak tempat sampah. Dia pun dengan inovatif sendiri langsung membersihkan kamar Nodame, dengan dibantu Nodame tentunya. Sekarang kamar Nodame sudah bersih, namun tiga hari kemudian, kamar itu kembali ke keadaan semula yakni tempat sampah.

Sebenarnya keahlian Chiaki bermain musik sudah diakui banyak orang, bahkan gurunya menganjurkan Chiaki melanjutkan studinya ke luar negeri. Namun Chiaki selalu menolaknya dengan beragam alasan. Kenyataannya Chiaki juga sangat ingin ke luar negeri untuk mendalami musik namun dia trauma naik pesawat dan kapal. Saat masih kecil, Chiaki pernah mengalami pendaratan darurat di pesawat dan semenjak itulah dia takut untuk naik pesawat. Sedangkan di laut, dia juga pernah tenggelam dan hal itu menyebabkan dia tidak bisa naik kapal. Sulit baginya untuk bisa ke luar negeri. Namun kegigihan Nodame untuk menghilangkan trauma Chiaki ternyata berhasil. Sekarang Chiaki bisa naik pesawat.

Maestro terkenal Frans Strezeman datang ke Jepang karena diundang oleh Mina (salah satu guru sekolah Chiaki). Walaupun Miltc (Frans Strezeman) orangnya agak porno (dia selalu mengajak muridnya ke karaoke, sering datang ke club-club malam) tapi dia sangat berbakat menjadi konduktor. Chiaki belajar banyak darinya, begitu juga Nodame. Miltc bilang bahwa Nodame yang sekarang tidak pantas buat Chiaki, semenjak itu Nodame  mulai gigih latihan untuk mengikuti kompetisi dan agar bisa mengejar Chiaki. Orkestra pertama yang berhasil Chiaki konduktori adalah S-oke. Para pemain di S-Oke adalah pemain kelas bawah atau bodoh-bodoh semua. Dengan kesabaran dan kegigihan Chiaki melatih orkestra itu, juga karena keseriusan para pemain untuk latihan  maka orkestra tersebut berhasil mengalahkan orkestra A-Oke (kumpulan para pemain hebat).

Di sekolah Chiaki sangat populer di kalangan gadis-gadis. Hal itu terkadang membuat Nodame kesal. Terlebih Nodame juga harus berurusan dengan Musumi (seorang cowok yang sangat menyukai Chiaki). Di lain pihak ada Sakura (seorang gadis yang sangat miskin namun sebenarnya kaya). Orang tuanya sangat menginginkan dia menjadi pemain violin, tapi Sakura malah lebih suka bermain alat lain. Sebenarnya ayahnya punya banyak koleksi violin yang sangat mahal harganya, namun kehidupan Sakura dan ibunya malah sengsara. Mereka harus kerja sambilan untuk memenuhi kehidupan mereka. Dengan bantuan Nodame, Chiaki dkk berhasil menyadarkan ayah Sakura untuk menjual semua violinnya demi masa depan Sakura. Akhirnya kehidupan Sakura kembali semula alias menjadi orang kaya.

Semantara itu, Nodame memutuskan untuk menginap beberapa hari di rumah sensei Eto (pelatih pianonya) untuk persiapan menghadapi kompetisi. AKhirnya kompetisi pun dimulai, dan Nodame berhasil masuk untuk mengikuti tahap selanjutnya. Saat di kompetisi babak kedua Nodame bertemu dengan Yuuto (teman masa kecilnya). Nodame mempunyai kenangan buruk di masa kecilnya. Sewaktu kecil dia selalu berlatih piano dengan Yuuto di salah satu tempat bimbingan piano, namun guru piano itu selalu bersikap kasar dengan Nodame. Yuuto yang melihatnya hanya diam saja. Guru piano itu bahkan selalu memukul tangan Nodame jika Nodame salah memainkan not, dan pernah juga memukul Nodame hingga hidungnya berdarah. Semenjak itu Nodame benci sekali dengan piano. Dan beberapa tahun kemudian barulah Nodame kembali bermain piano.

Kompetisi babak kedua segera dimulai, guru Eto sudah melatih Nodame dengan sebaik mungkin. Begitu sebaliknya, Nodame sudah berusaha keras untuk kompetisi ini. Semenjak pertemuannya dengan Yuuto, pikiran Nodame kacau. DIa teringat akan masa lalunya, di tengah permainan Nodame lupa not-nya, Nodame bingung harus gimana. Dia melihat Chiaki duduk di barisan penonton, dan hal tersebut membuat dia menjadi bersemangat lagi. Seorang pengamat musik dari Eropa yang melihat kemampuan Nodame bermain piano, mengajak Nodame untuk belajar di Paris. Saat penentuan juara Yuuto mendapatkan juara-2 sedangkan juara satunya tidak ada.(sebenarnya sih Nodame karena Nodame lupa not dan menggantinya dengan not lain di tengah pertandingan, maka itu tidak boleh/diizinkan). Setelah kompetisi selesai, Nodame langsung pulang tanpa mempedulikan hasilnya, Chiaki bertanya pada Nodame, ada apa Nodame?


Nodame kembali ke kampung halamannya dan Chiaki pun menyusulnya. Tiba-tiba hp Chiaki berbunyi, ternyata itu telepon dari Nodame. Chiaki pun dengan sigap langsung menjawab telepon itu. Saat hampir tiba di kampung Nodame, Chiaki melihat Nodame di tengah jalan sambil bawa belanjaan. Chiaki langsung turun dari taksi sambil terus berbicara dengan Nodame di telepon. Saat Chiaki semakin dekat dengan Nodame, dia pun langsung memeluk Nodame dan bilang "ayo ikut aku ke Eropa! Jika kamu menolaknya aku tidak akan memaafkanmu!" Nodame terkejut campur bahagia.

















1 komentar:

Anonim mengatakan...

:)

Poskan Komentar